Sabtu, 05 Agustus 2017

TIPS Masak Hemat Garam

Salaam Sobat. Masih dalam rangkaian ODOP Blogger Muslimah, tulisan kali ini juga masih berkaitan dengan garam. 


Menyambung setelah ditemui kondisi tak ada garam di kisah saya sebelumnya. Ada Tips ala ala saya, bagaimana menghemat penggunaan garam. Jadi, karena berdasar kondisi dapur pribadi, contoh masakan pun benar-benar yang sering plus biasa saya olah. Bisa ketebak agaknya yaa. ^_^

1. Hampir setiap hari, menu goreng tempe atau tahu ada di rumah. Sehari tidak menemukan mereka, maka keesokannya dipastikan harus dapat. Nah, biasanya tempe/tahu yang akan digoreng direndam dalam air garam dulu kan. Lebih sedap memang kalau dicemplung juga bawang putih dan atau bawang merah ke rendaman tadi. Ada aroma lebih. Tapi, kalau sudah buru-buru dan seringnya juga sebab ingin simpel, hanya garam. Itupun sudah enak. ^^


                    


Poinnya adalah saat membuat air rendaman, buat air agak banyakan. Maksudnya, air bergaram ini tidak hanya untuk sekali pakai, tapi maksimalnya bisa untuk tiga kali. Jadi, usahakan juga agar tidak banyak meninggalkan remah saat mengiris tempe/tahu. Sehingga, ketika dimasukkan ke air garam, tidak membuat 'kotor' sebab remah alias protolan tadi. Selanjutnya, diusahakan juga saat mengambil potongan tempe/tahu jangan sampai menyebabkan cuil. Jika sudah simpan air garam dalam wadah yang ada tutupnya. Plus berstatus food grade. Simpan di dalam lemari es. Air garam untuk rendaman ini di sesi akhir, bisa digunakan untuk ikan atau udang. Jadi, pastikan bahan makanan jenis yang berbau anyir mendapat giliran terakhir.

2. Saat mengolah masakan lainnya, seperti oseng atau sayur, garam yang ditambahkan adalah--berasal dari air rendaman tadi jika baru dibuat, jika perlu menaburkan yang baru secukupnya saja. Thoh, masakan terlalu asin kan tidak baik.

3. Tahu biasanya cenderung lebih agak lama dapat bertahan untuk membuat air rendaman "good looking" dibandingkan tempe. Sementara ada jenis "tempe muda" yang memang enaknya digoreng kering. Cuma, struktur doi ini cepat protol. Nah, kalau ingin menggoreng tempe muda, mau tak mau mesti dicelup di air yang super sedikit, garami seperlunya, sesuai kondisi air. Yang kira-kira tidak akan membuat sisa. Jadi, dibuat pas. Alhasil tidak membuang banyak garam. Semoga bisa tertangkap maksudnya ya, Sobat.

Bagaimana dengan masakan lain? Well, itu sebijak-bijaknya kita. Misal, nasi goreng--yang juga menu andalan kami--sementara garam langka buatnya nasi goreng kecap. Lalu sambal, jika itu sambal terasi tak perlu digarami lagi, sebab dalam (kebanyakan) terasi sudah mengandung garam (ini diketahui karena saya suka iseng nyuilin terasi ^^). Semoga, meski agak-agak absurd, tips ini bermanfaat. Semoga kita selalu sehat wal afiat. :)


Cirebon, 5 Juli 2017

#ODOP4
#ODOP
#BloggerMuslimahIndonesia

2 komentar:

  1. Masya Allah terimakasih tips menghemat garamnya kak.. ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi hi, sama-sama. Malu deh, ini tips sederhana ala rakyat jelata. ^^ Alhamdulillah kl bermanfaat dan bisa diaplikasikan :)

      Hapus